Logo

ALLAH SUMBER KUASA DOA

ALLAH SUMBER KUASA DOA

 "Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya”

Seorang pengajar Alkitab mengajukan pertanyaan berikut pada kelas yang diajarnya: "Ketika kalian dalam kesulitan, apa yang paling sering kalian lakukan terlebih dahulu?" Ia memberi mereka tiga pilihan jawaban:
1.    Berusaha mengatasinya sendiri.
2.    Menelepon teman dan menceritakannya.
3.    Memohon pertolongan Tuhan.
Hanya dua orang dalam kelas yang terdiri dari 35 orang itu menyatakan mereka berdoa terlebih dahulu. Kebanyakan dari mereka memilih nomor 1. Lainnya memilih nomor 2. Saya kira tanggapan-tanggapan ini memang umum terjadi.
    Manusia hidup tidak bisa menghindar dari permasalahan hidup. Selama kita masih tinggal didunia, permasalahan hidup akan selalu ada didepan kita. Bahkan menjadi bagian kehidupan manusia. Meskipun kita sejak kecil bergumul dengan masalah kehidupan, tetapi setiap kita yang sedang mengalami permasalahan pastinya terkikis oleh berbagai hal yang kadang diluar dari kekuatan dan daya kita. Dari permasalahan keluarga, pekerjaan, kehidupan pribadi, ekonomi dan sakit penyakit.
    Kita orang yang beragama – pribadi yang beriman – diharapkan menjadi pribadi yang teguh dan tangguh dalam menghadapi setiap permasalahan kehidupan. Ada pepatah yang mengatakan “Jadilah pribadi yang teguh, kokoh dan tegar seperti batu karang yang tiada henti terterpa badai dan gelombang laut.” Batu karang menjadi kokoh dan kuat karena ia memiliki dasar yang kuat. Ia mencengkram kuat sampai jauh kedalam dasar bumi. Sehingga gelombang laut sedikitpun tidak mampum mengesernya. Apa yang membuat kita kuat?
    Iman yang membuat kita jadi pribadi yang kuat. Iman yang bukan sekedar perkataan. Iman yang didasarkn pada pemahaman dan keyakinan yang kokoh pada satu sumber kehidupan yang memiliki kuasa yang tiada terbatas. Iman yang terarah bukan pada kekuatan diri sendiri tetapi kekuatan Allah yang tiada terbatas. Keyakinan apa yang perlu kita jadikan pengangan dan dasar hidup kita?
    Injil Lukas 1:37 memberi keyakinan yang besar tentang Allah.  Allah Yang Mahakuasa dapat melakukan apa saja, tidak ada yang mustahil bagi Dia. “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."  
    Allah yang berkuasa menjanjikan sesuatu yang indah untuk kita yang seringkali mengalami kelesuan, kelelahan dan ketidakberdayaan dalam menghadapi berbagai permasalahan dan pergumulan hidup. Tiga janji Tuhan yang diberikan kepada kita.
 
Janji yang pertama: Allah Yang Mahakuasa mengundang umat-Nya untuk berdoa kepada-Nya.
    Undangan ini Tuhan sendiri Firmankan kepada kita: “Marilah kepada-Ku,  semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan  kepadamu.” Matius 11:28. Ini adalah undangan dari Pribadi yang Maha Kuasa kepada kita yang penuh dengan kelemahan dan kekurangan. Undangan dari Pribadi yang besar kepada kita yang kecil. Undang dari Pribadi yang Maha kasih kepada kita yang membutuhkan belaskasihan.
     Apakah kita saat ini adalah bagian dari orang-orang yang letih, lesu dan berban berat dalam menghadapi permasalahan hidup? Kalau kita menjadi bagian dari orang-orang seperti ini, maka jangan sekali-kali mengandalkan kekuatan diri sendiri dan manusia. Responilah panggilan dan undangan dari Tuhan. “Marilah datang kepadaKU”, marilah sambut undangan Tuhan dalam doa dan permohonan kita. Melalui doa, kita akan menikmati kasih dan kuasa Tuhan yang tak terbatas. Sudahkah kita bawa permasalahan hidup kita pada Tuhan dalam doa hari ini?
    Berdoalah kepada Tuhan secara terus menerus, dengan rasa syukur , dalam iman, dalam kehendak Allah , dan dari hati yang benar dengan Allah.

Janji yang kedua: Allah Yang Mahakuasa mendengar doa-doa anak-anak-Nya.
    Dalam kehidupan kita sehari-hari, tidak banyak orang yang bekenan mendengar cerita tentang pergumulan kita. Berapa banyak orang yang rela meluangkan waktu dan pikiran untuk mendengar 'sesambat” kita. Terkadang beberapa orang hanya mendengar dan sambil lalu. Ada yang mendengar karena terpaksa. Dan alasan-alasan lain yang membuat kita benar-benar rindu dan ingin ada pribadi yang dengan rela hati dan penuh ketulusan mendengar “sesambat” pergumulan hidup kita. Apakah hari ini engkau mencari pribadi seperti itu? Pribadi ini bisa kita tebukan dalam diri Tuhan.
    Tuhan memerintahkan kita untuk berdoa, dan Dia berjanji untuk mendengarkan ketika kita berdoa. Inilah kesaksian Raja Daud ketika ia sedang mengalami pergumulan hidup yang berat. “Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya” (Mazmur 18:7). Tuhan ada bersama umatNya, Ia beserta dengan kita. Tuhan hanya sejauh doa. Ia mendengar setiap apa yang kita ungkapkan dalam doa bahkan isi hati kitapun Ia pahami secara mendalam. Orang kerapkali lebih suka mensharingkan permasalahan mereka ke media sosial, ke tetangga dan ke hal-hal lain yang tidak membawa hasilnya. Sekali lagi janji Tuhan yang nyata bagi kita. Ia berjanji mendengarkan seluruh pergumulan hidupmu. Ia mendengar bukan sekedar mendengar. Ia mendengarkan dengan penuh cinta kasih, sebab Ia lah Tuhan yang penuh kasih. Ia mendengarkan dengan penuh perhatiaan, sebab Ia adalah Bapa kita yang penuh perhatian kepada kita anak-anakNya. Sudahkah kita mengungkapkan pergumulan kita dihadapanNya hari ini melalui doa? Allah menunggu untuk mendengarkan pergumulan hidupmu hari ini.

Janji yang ketiga: Allah Yang Mahakuasa menjawab doa.
    Allah tidak hanya mengundang kita untuk berdoa. Allah tidak hanya berjanji untuk mendengar doa-doa kita. Terlebih daripada itu, Allah berjanji menjawab doa-doa kita. Di sinilah kuasa Tuhan yang tiada terbatas itu dinyatakan bagi mereka yang setia dalam doa. “Aku berseru kepada-Mu, karena Engkau menjawab aku” (Mazmur 17:6). Jawaban doa yang dari Tuhan adalah wujud nyata karyaNya yang penuh kuasa dikerjakan dalam hidup kita. Tuhan itu Maha Kuasa maka karya yang Ia kerjakan selalu berkuasa penuh dan tiada yang dapat menghalangi kuasaNya untuk lakukan perkara-perkara besar dalam hdiupmu. Tuhan itu Maha Kasih, maka karya yang ia kerjakan selalu penuh dengan kasih. Tuhan itu Maha Baik, maka karya yang Ia kerjakan selalu mendatangkan kebaikan dalam hidup kita. Sudahkan kita mamtapkan hati kita untuk berdoa hari ini. Berdoalah dan lihatlah apa yang Tuhan akan kerjakan dalam hidupmu?
Penutup:
    Sering kali doa tidak menjadi tanggapan pertama atas permasalahan. Kita mungkin mencoba memecahkannya sendiri, menggunakan keterampilan atau sumber daya finansial kita sendiri. Atau kita mungkin berpaling pada teman-teman. Ketika tak satu pun dapat menolong, barulah kita mencoba untuk berdoa.Bukan itu saja, biasanya kita juga tidak mendoakan masalah itu cukup lama atau berhenti sejenak untuk merenungkan apa yang Alkitab katakan tentang tanggapan kita terhadap suatu masalah. Namun, menakjubkan sekali apa yang dapat terjadi jika kita meluangkan waktu untuk berdoa dan mendengarkan Tuhan berbicara lewat firman-Nya. Dia akan memberi sudut pandang baru terhadap situasi kita, dan membantu kita untuk lebih serupa dengan-Nya.
    Perlu kita ingat, kuasa doa tidak mengalir dari kita; tidak ada kata-kata khusus yang kita ucapkan atau cara khusus mengucapkannya atau bahkan berapa sering kita mengatakannya. Kuasa doa datang hanya dari Dia Yang Mahakuasa, yang mendengar doa kita dan menjawabnya. Doa menghubungkan kita dengan Allah yang Mahakuasa. Kita harus mengharapkan hasil yang luar biasa yang terbaik dari Allah. Apapun jawaban atas doa kita, Allah yang kepadaNya kita berdoa, adalah sumber dari kuasa doa. Amin. *

 

Oleh : Pdt. Yohanes Setyanto, S.Th

 

Dimuat di majalah Kasih edisi 49
 

Tentang Penulis

Prev Mengenal Penyakit Reumatik Lupus Eritematosus Sistemik
Next AWAS, ASAM LAMBUNG NAIK...

Tinggalkan Komentar