CHRISJON ORA ET LABORA

CHRISJON  ORA ET LABORA

chrisjon

    Sosok bersahaja dan ramah menjadi ciri khas juara dunia tinju kebanggaan negara kita. Ya, Chrisjon, demikian panggilan akrabnya ketika disapa oleh petugas pendaftaran pasien di RS. Panti Wilasa "Dr, Cipto". Selepas meraih gelar juara dunia di Singapura pada tanggal 5 Mei 2012 yang lalu, Chrisjon memeriksakan kesehatannya di RS. Panti Wilasa "Dr. Cipto".
    Menunggu hasil tes laboratorium, Chrisjon menyempatkan diri mampir di Bagian Humas RS. Panti Wilasa "Dr. Cipto" sambil bercerita pengalamannya bertanding di Singapura yang lalu. Ketika ditanya tentang RS Panti Wilasa "Dr. Cipto", ia mengungkapkan bahwa pelayanan yang diberikan selama ini sangat baik. "Dari kecil keluarga saya berobat di RS YAKKUM (RS Emmanuel Klampok -red), sejak saya pindah di Semarang, maka saya ke RS Panti Wilasa ini, dan senang dengan pelayanan para petugas yang ramah", ungkap  Chrisjon.
     Ditanya tentang karirnya selama ini, ia mengungkapkan bahwa motto ora et labora selama ini menginspirasi dalam hidupnya demikian juga keluarga sangat mendukungnya. Ia sempat bercerita tentang kesibukan istrinya, Anna Maria Megawati dan kelucuan dua orang putri bernama Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani.
    "Siapa yang memiliki dua anak disini?", tanya Chrisjon kepada kami. Kontan saja, Dr. Wahyu BM, Sp.THT pun angkat tangan, dan ternyata ada kejutan dari Yohannes Christian John, nama lengkap Chrisjon, yaitu 2 buah gantungan kunci sarung tinju. "Yang lain besok ya, sekalian pamit", ujar Chrisjon sambil tertawa. Chrisjon, tidak pernah berubah, sebelum dan sesudah menjadi juara dunia tetap seperti itu, ungkap Endang Sayektiningsih, Kasubag. Humas RS. Panti Wilasa "Dr. Cipto".

 

 

*Dimuat dalam Majalah Kasih edisi 30 (APRIL-JUNI 2012)

Dipost Oleh Patricia Putri

patricia putri

Post Terkait

Tinggalkan Komentar