FORIL DOKTER

FORIL DOKTER

    Foril Dokter kali ini mengambil tema ‘‘Irritable Bowel Syndrom’’ dengan pembicara Dr.Roy Hardjolukito Sp.PD.
    Forum Ilmiah dokter yang diselenggarakan pada tanggal 13 April 2005 jam 12.00 ini dihadiri oleh sekitar 50 orang dokter umum.
    Irritable Bowel Syndrom menurut Dr. Roy Hardjolukito Sp.PD adalah suatu keluhan gastrointestinal yang diperkirakan disebabkan oleh pergerakan gastrointestinal (hypomotilitas atau hypermotilitas) dan sensasi visceral, prevalensi sindrom ini dapat lebih dari 15 %, sebagian besar penderita adalah wanita dengan gejala mulai timbul sebelum usia 35 tahun dan jarang setelah usia 50 tahun. IBS merupakan gangguan fungsi Gastrointestinal, IBS tidak dikaitkan dengan adanya mekanisme patofisiologi atau kerusakan struktur, Symptoms berat IBS ini dapat  mengganggu kemampuan bekerja, melakukan perjalanan dan fungsi sosial.
    Terapi untuk Irritable Bowel Syndrom ini adalah dengan perawatan psikologis dan suportif, diet, dan pengobatan seperti : Laxativa, Antidiare,Prokinetik, Selektif HT-3 Reseptor Antagonis, SSRI dan Antipasmodik.


    Gejala Klinis dari Irritable Bowel Syndrom jelas Dr. Roy ada tiga, yaitu :
1.    Perubahan kebiasaan defekasi.
Sembelit terjadi silih berganti pada beberapa pasien dapat bersifat dominan. Bila terjadi konstipasi tinja sering mengeras, seukuran pensil atau berbentuk butiran dan berlendir.
Bila terjadi terjadi diare volume kecil, tinja lunak tetapi encer atau berdarah, diare terjadi segera setelah makan.
2.    Nyeri perut.
Bersifat setempat pada perut bagian bawah, bertipe visceral dan sangat nyeri seperti teriris, makanan dapat memperburuk nyeri dan defekasi sering meringankan.
3.    Tanda-tanda lain adalah Perut kembung, mual, peningkatan gas, muntah. Dyspepsia, nyeri ulu hati.


    Foril Dokter yang menjadi ciri khas kegiatan ilmiah dokter di RS. Panti Wilasa ‘‘Dr.Cipto’’ semakin diminati, hal ini terlihat dari semakin seringnya kegiatan ini terselenggara bahkan dalam sebulan Foril dokter bisa terlaksana sampai 3 kali. Dr. Roy dengan penyampaian materi yang khas membuat hidup suasana Foril Dokter yang berlangsung 2 jam tersebut. Pertanyaan-pertanyaan yang membuahkan suatu diskusi yang bermakna juga tercipta saat forum Tanya jawab dibuka. Foril ini terkesan singkat tapi penuh dengan nuansa pengetahuan. Antusias pesertapun cukup besar dengan banyaknya pertanyaan yang mengarah pada pembicara, waktu 2 jam terasa tidak cukup untuk Forum ilmiah kaum intelektual ini.

 

(Foril Dokter atau Forum Ilmiah bagi dokter-dokter umum guna enabah ilmu dan pengetahuan di bidang kedokterann ini. Rutin diselenggarakan di RS. Panti Wilasa "Dr. Cipto".)

*Dimuat dalam Majalah Kasih edisi 2 (APRIL-JUNI 2005)

Dipost Oleh Patricia Putri

patricia putri

Post Terkait

Tinggalkan Komentar