FORIL KEBINANAN : REFRESHING TENTANG KANKER RAHIM

FORIL KEBINANAN : REFRESHING TENTANG KANKER RAHIM

    Para Bidan kembali dipertemukan dalam Forum Ilmiah Kebidanan dengan mengambil tema kanker Rahim. Bertempat di Aula lantai 4 RS. Panti Wilasa “Dr. Cipto” Foril kali ini menampilkan Dr. Syarif Taufik, SpOG, K(Fer) dan Dr. Bambang Sudarmanto,SpAK. “Vaksinasi Kanker Rahim, perlukah itu? Merupakan  tema yang diangkat oleh Dr. Taufik, sedangkan Dr. Bambang mengangkat tema “Penyakit Pendarahan pada bayi baru lahir”. Acara ini dibuka oleh Dr. Sedyo Wahyudi, SpA wakil Direktur RS. Panti Wilasa “Dr. Cipto”..
    Pendarahan (Abnormal), menurut Dr. Bambang terjadi apabila ada gangguan pembuluh darah, trombositopenia, gangguan fungsi trombosit dan terjadi gangguan pembekuan. Pendarahan pada bayi baru lahir perlu diketahui sejak dini untuk menghindari penyakit yang lebih berat. Apabila terjadi pendarahan secara terus menerus maka bayi baru lahir akan kekurangan darah (Anemia). Anemia pada bayi baru lahir menurut Dr. Bambang secara umum terbagi menjadi Anemia karene pandarahan, anemia karena proses hemolitik, Anemia karena kegagalan prosukai eritrosit. Anemia karena pendarahan penyebabnya karena adanya pendarahan okulta sebelum persalinan (Pendarahan Feto-Maternal) dan Transfusi Feto-fetal), pendarahan internal (pendarahan ekstrakranial, pendarahan intracranial, pendarahan intra abdomen).
    Anemia karena proses hemolitik terdiri atas anemia hemolitik autoimun, anemia hemolitik anti autoimun karena adanya kelainan membrane eritrosit herediter dan defek enzim eritrosit. Untuk mengatasi dan mencegah pendarahan pada bayi baru lahir, Dr. Bambang mewajibkan untuk memberikan Vitamin K 1mg IM. Materi yang diberikan sekitar satu jam nampaknya langsung bisa diterima peserta bidan sehingga tidak ada pertanyaan. Selanjutnya, Dr. Taufik tampil sebagai pembicara kedua dengan mengambil tema penyakit yang sangat ditakuti oleh kaum wanita, yaitu Kanker Rahim. Wanita sangat besar resikonya terkena kanker leher rahim ini, tidak hanya wanita yang jarang membersihkan alat kewanitaannya, tetapi mereka yang seringpun bisa terserang. Kini telah ada yang  vaksinasi untuk kanker leher rahim. Namun vaksinasi tersebut belum begitu banyak di Indonesia, untuk itu dokter yang punya selera humor tinggi ini juga menyarankan pada para bidan untuk bisa merekomendasikan adanya vaksinasi. “Yang di vaksin adalah HPV bukan Kanker leher rahimnya, karena HPV merupak penyebab dari kanker leher rahim,” Jelas Dr. Taufik mengakhiri penyampaian materinya.

 

 

*Dimuat dalam Majalah Kasih edisi 12 (OKTOBER-DESEMBER 2007)

Dipost Oleh Patricia Putri

patricia putri

Post Terkait

Tinggalkan Komentar