Logo

GIGI BAYI ANDA BELUM TUMBUH

GIGI BAYI ANDA BELUM TUMBUH

Munculnya gigi pada bayi, merupakan salah satu aspek pertumbuhan dan perkembangan anak yang  dinantikan-nantikan orang tua, sehingga sering kali membuat orang tua merasa was-was ketika mereka belum melihat tanda-tanda munculnya gigi pada anaknya. Gigi anak saya kok belum tumbuh ya,..padahal sudah berumur 10 bulan. Anak saya sudah berumur 14 bulan kok belum keluar gigi sama sekali ya dok? Padahal anak-anak sebayanya giginya sudah pada tumbuh. Pertanyaan seperti ini sering dilontarkan oleh ibu-ibu kepada dokter ketika mereka memeriksakan anaknya.

 

    Munculnya gigi pada bayi pertama kali biasanya dimulai antara umur 6 atau 7 bulan sampai dengan 3 tahun. Walaupun secara rata-rata gigi pertama tumbuh pada usia 7 bulan, ada sebagian anak (sangat jarang) yang giginya mulai tumbuh pada usia 3 – 4  bulan. Tetapi ada juga yang sampai umur di atas 14 bulan baru tumbuh. Proses tumbuhnya gigi dipengaruhi oleh banyak faktor; salah satu diantaranya adalah faktor keturunan. Bila ibu dan ayah dulu waktu tumbuh giginya lebih cepat atau agak terlambat, maka anaknya akan berpotensi mengikuti pola yang sama.
Pada usia 6 – 7 bulan biasanya sudah bisa dijumpai adanya gigi susu pertama yang mulai muncul, yaitu satu atau dua buah gigi seri (gigi depan)  pada rahang bawah. Empat sampai 8 minggu kemudian akan disusul gigi yang sama pada rahang atas. Kadang untuk rahang atas bisa keempat gigi seri ini muncul bersamaan. Satu atau beberapa bulan kemudian akan disusul dengan tumbuhnya gigi seri rahang bawah. Selanjutnya akan disusul gigi-gigi lainnya (gigi taring dan geraham). Pada akhirnya nanti anak sudah mempunyai 20 gigi susu dalam usia 3 tahun. Pada saat memasuki usia 7 tahun, gigi susu ini akan tanggal satu persatu, digantikan oleh gigi tetap (gigi dewasa).
    Sebagian besar bayi pada waktu     tumbuh gigi tidak mengalami rasa sakit. Tetapi ada sebagian bayi akan sedikit rewel, mengalami gangguan tidur dan gangguan makan. Walaupun saat tumbuh gigi gusi bisa agak membengkak dan nyeri, tetapi reaksi anak terhadap hal ini berbeda-beda.

Gejala  dan Tanda gigi mau tumbuh
    Sebagian besar tumbuhnya gigi pada anak tidak begitu menimbulkan masalah atau keluhan yang berarti. Tetapi pada sebagian anak akan timbul beberapa keluhan yang agak mengganggu, sehingga perlu dipahami orang tua, agar tidak menimbulkan rasa takut dan was-was yang berlebihan. Hal berikut ini bisa menjadi gejala dan tanda tumbuhnya gigi pada anak, yang bisa anda amati.


Produksi air liur yang berlebihan.     

     Hal ini bisa mulai nampak saat anak berusia 3 atau 4 bulan. Air liur yang keluar dan membasahi dagu atau pipi dan sekitar bibir ini sering menyebabkan iritasi pada kulit. Selain itu air liur yang berlebihan juga bisa merangsang terjadinya  batuk atau muntah yang sesekali terjadi. Ini tidak perlu dikawatirkan.


Suka menggigit-gigit sesuatu.
    Karena dengan menggigit, akan mengurangi rasa sakitnya dengan adanya tekanan gigitan yang melawan tekanan dari bawah gusi.


Gangguan tidur.
    Rasa sakit yang terjadi sepanjang hari, siang dan malam, sering kali membuat anak terbangun ketika tidur malam. Keadaan seperti ini terjadi terutama pada saat pertama kali gigi tumbuh dan pada saat tumbuhnya gigi geraham.


Perdarahan ringan pada gusi di lokasi tumbuhnya gigi.
    Ini karena adanya tekanan gigi yang sedang tumbuh pada gusi yang menutupi permukaannya.


Sering menggosok-gosok pipi dan menarik-narik daun telinga.
    Ini sering terjadi pada waktu tumbuh gigi geraham, sebagai akibat adanya “nyeri alih” yang sampai ke pipi dan sekitar daun telinga.


Panas yang tidak terlalu tinggi.
    Hati-hati dengan panas badan yang agak meningkat. Karena bisa jadi bukan tanda tumbuhnya gigi; apa lagi bila panasnya berlangsung dua hari atau lebih, atau panas tinggi. Anda harus mencurigai adanya masalah lain yang perlu dikonsultasikan ke dokter.

Yang perlu anda lakukan untuk menjaga kesehatan gigi bayi anda.
    Bersihkan muka bayi dari air liur yang selalu mengalir, untuk mencegah iritasi. Usap gusi anak dengan jari yang bersih tentunya, karena dengan cara ini anak akan merasa lebih nyaman.
    Beri bayi sesuatu yang bisa digigit-gigit. Bisa diberi gelang plastik (teething ring) untuk digigit-gigit. Sebaiknya tidak menggunakan gelang yang berisi cairan. Karena apabila bocor, cairannya akan tertelan bayi. Akan lebih disukai anak apabila gelang plastik tadi didinginkan terlebih dahulu. Jangan lupa cucilah sebelum dan sesudah digunakan. Jangan  menggunakan barang yang terlalu kecil sehingga bisa tertelan atau barang yang mudah patah.
    Bersihkan gigi yang baru tumbuh dengan kasa basah,  lidi kapas (cotton swab) dan air atau dengan sikat gigi khusus bayi.
    Gosok gigi secara teratur, minimal 2 kali sehari; terutama setelah makan dan waktu mau tidur malam. Kebiasaaan gosok gigi biasanya sudah bisa diajarkan saat anak umur 2 – 3 tahun. Karena mulai umur ini anak sudah bisa menerima perintah sederhana, bisa belajar berkumur dan mulai pandai meniru orang dewasa, termasuk kegiatan menggosok gigi.
    Jangan membiarkan anak tidur dengan dot susu yang selalu ada dalam mulutnya. Karena dengan adanya bakteri, gula dalam susunya akan diurai, menghasilkan asam tertentu yang akan merusak gigi.
    Apabila sebelum tidur anak minum susu, bersihkan giginya sebelum betul-betul tertidur. Dan minumi bayi anda dengan beberapa ml air putih untuk membersihkan sisa susu dan gula yang  masih tertinggal di rongga mulut dan melekat pada gigi.
    Perawatan gigi pada masa bayi dan anak (gigi susu) sangat penting untuk menjaga kesehatan gigi dalam  jangka panjang saat gigi dewasanya tumbuh. Jangan punya pendapat toh nanti gigi susu akan tanggal dan digantikan gigi tetap, jadi tidak perlu dirawat. Jelas pendapat seperti ini kurang tepat. Mengapa? Karena gigi susu akan menyediakan tempat dan arah untuk gigi tetap nantinya. Sehingga kerusakan atau kehilangan gigi susu yang telalu dini akan membuat arah tumbuhnya gigi tetap bergeser, sehingga gigi tetap akan tumbuh dengan arah yang tidak beraturan; tidak rapi. Juga perlu diingat bahwa gigi berperan dalam pembentukan suara dalam berbicara. Dengan gigi yang baik anak akan bisa berbicara dengan jelas. Gigi juga diperlukan untuk menggigit dan mengunyah makanan. Tanpa gigi  yang baik, anak akan bisa terganggu dalam pemenuhan kebutuhan nutrisinya.
    Selamat menantikan tumbuhnya gigi anak anda. Bila gigi susunya sudah mulai nampak, rawatlah dengan baik.***

 

{oleh : Dr. Sedyo Wahyudi, Sp. A}

 

*Dimuat dalam Majalah Kasih edisi 16 (OKTOBER-DESEMBER 2008)

Tentang Penulis

Patricia Putri

patricia putri

Prev Mengenal Penyakit Reumatik Lupus Eritematosus Sistemik
Next SEMINAR SEHARI : ILMU KEDOKTERAN GIGI

Tinggalkan Komentar