Logo

INFUSED WATER, BERMANFAATKAH

INFUSED WATER, BERMANFAATKAH

Pernah melihat orang menenteng botol air mineral yang diisi dengan potongan lemon atau buah-buahan lain? Seperti itulah yang dinamakan dengan infused water. Infused water atau spa water atau dalam bahasa indonesia disebut air infus tengah menjadi trend kesehatan yang baru baik diluar negeri dan kini merebak sampai ke Indonesia.  Di luar negeri, Infused water dipopulerkan oleh blogger asal oregon AS bernama Amy Pogue. Ia sendiri mengaku terinspirasi oleh ibunya yang sejak kecil selalu memberinya air dengan potongan lemon didalamnya.

 

    Infused water adalah air putih yang 'diinfus' oleh buah-buahan, sayuran dan  rempah-rempah.  Sejarah infused water sebenarnya sudah ada sejak abad ke-10 oleh ahli kimia di Persia, di mana saat itu mereka memasukkan tumbuh-tumbuhan dan rempah-rempah ke dalam air untuk dijadikan sebagai obat. Kemudian belakangan menjadi populer kembali menjadikannya sebagai minuman.  Minuman infused water, selain untuk ide utamanya adalah menghilangkan kebosanan dari sekedar minum air putih biasa, juga membuat kita dapat memberikan rasa pada air minum yang berbeda sesuai selera dan keinginan.  Kemudian juga mengambil manfaat dari segala kandungan nutrisi serta mikro nutrien yang terdapat di dalam apapun yang dipilih untuk 'menginfus' air tersebut. Banyak orang yang tidak suka air putih karena tidak suka terhadap rasanya. Sebenarnya air putih tidak berasa, tapi di sanalah letak masalahnya.
    Mereka yang tidak suka, sebenarnya ingin meminum sesuatu yang memiliki rasa. Maka dengan infused water, masalah tersebut terselesaikan. Minuman yang dikatakan sebagai 'natural' tapi diproduksi di pabrik sudah tentu menggunakan pengawet, pemanis buatan, pewarna, dan food additive lainnya.  Sementara infused water yang dibuat sendiri, sudah tentu bersifat 100% alami.
    Infused water adalah air putih yang telah diberi tambahan potingan buah atau herbal sehingga memberikan sensasi rasa air tertentu dan bermanfaat bagi kesehatan. Secara teknis, infused water dibuat dengan memasukan irisan buah-buahan ke dalam air putih, kemudian didiamkan beberapa jam sampai sari buahnya keluar dan air akan berubah rasanya.

Buah apa saja yang bisa dibuat Infused Water?    
    Tidak semua jenis buah dan rempah dapat digunakan sebagai campuran untuk membuat infused water, dan berikut ini beberapa tips dalam memilih jenis buah dan rempah yang cocok untuk dipakai sebagai infused water.


1.    Jangan Memilih Buah Bertekstur Lunak
Sebab buah yang memiliki rasa dan tekstur lunak akan lebih mudah rusak apabila terlalu lama didiamkan di air, buah tersebut akan berfermentasi dan membuat warna air menjadi tidak menarik lagi. Seperti misalnya buah mangga, sirsak, pisang, avocado, hingga pepaya tidak cocok untuk infused water.

2. Pilih Jenis Buah Bercitra Asam
Untuk membuat infused water menggunakan buah, pilih jenis buah yang memiliki citra asam dan segar seperti belimbing, jeruk, lemon, sunkist, melon, kiwi, strawberry, pir, mentimun, apel, hingga bluberry.

3. Pilih Rempah Yang Beraroma
Cara memilih jenis rempah yang cocok digunakan untuk membuat infused water adalah dengan memilih rempah yang memiliki aroma kuat dan rasa tidak mencolok, seperti misalnya daun mint, cengkeh, kayu manis, dan batang serat.
 
4. Hindari Buah Bergas
Infused water sangat disarankan menggunakan buah yang beraroma harum, namun tidak untuk jenis buah nangka dan durian. Meskipun aromanya kuat, namun kedua buah tersebut mengandung gas tinggi yang dapat meningkatkan asam lambung.

5.  Gunakan Buah Organik
Sebaiknya pilihlah jenis buah yang berasal dari tanaman organik, selain rasanya lebih segar juga lebih sehat dan bebas dari bahaya pestisida.

6. Jangan Menambahkan Susu Atau Gula
Terakhir tips membuat infused water, jangan mencampurkan infused water dengan susu maupun gula. Sebab susu tidak dapat bertahan lama di dalam air, selain akan melakukan fermentasi saat didiamkan, susu juga akan mudah rusak jika infused water tidak segera diminum. Begitu pula dengan gula, jangan menambahkannya karena ingin membuat rasa manis. Sebab gula akan membuat infused water tidak dapat bertahan lama, karena gula akan berfermentasi menjadi zat asam saat didiamkan selama proses pembuatan infused water.

Bagaimana Cara Membuat Infused Water?

  1. Pertama siapkan satu liter air putih dingin (jumlah air dapat ditambahkan sesuai   kebutuhan)
  2. Cuci bersih buah atau rempah yang hendak dicampurkan untuk infused water
  3. Potong buah atau rempah dan masukan ke dalam botol yang telah berisi air
  4. Tutup botol rapat-rapat lalu diamkan selama 2 jam atau lebih, sangat direkomendasikan didiamkan di dalam lemari pendingin atau kulkas
  5. Lalu pisahkan / buang potongan-potongan buah atau rempah tadi, dan Infused Water siap dinikmati.
  6. Pastikan selalu botol yang digunakan untuk membuat infused water telah strill, bila perlu rendam botol menggunakan air panas untuk membunuh bakteri agar tidak merusak infused water.
  7. Ganti buah atau rempah yang digunakan setelah dua jam sekali untuk menjaga kualitas infused water, sebab buah yang terlalu lama berada dalam air akan mengalami oksidasi udara yang membuat buah tersebut berubah warna dan rasa akibat adanya permentasi enzimatis.


Berapa Lama Infused Water Dapat Bertahan?
    Infused water paling baik diminum pada saat dua jam sejak didiamkan, namun pada umumnya infused water dapat bertahan hingga dua hari kedepan apabila disimpan di dalam lemari pendingin. Usahakan untuk tidak menyimpan infused water pada tempat bersuhu rendah. Jika infused water sudah mulai berubah warna dan rasanya, hendaklah jangan meminumnya. Biasanya infused water tersebut sudah tidak layak dikonsumsi dengan ditandai rasa yang tidak enak, misal terlalu asam atau memiliki aroma yang kurang enak. Semakin lama infused water didiamkan, maka akan semakin menurun kandungan nutrisi yang ada di dalamnya.

Kandungan Apa Saja Yang Terdapat Pada Infused Water?
    Kandungan utama yang dapat diperoleh pada sebotol infused water adalah berupa vitamin dan mineral, terutama vitamin yang larut dalam air yang terdapat pada buah tersebut. Misalnya vitamin C dan Vitamin B. Begitu pula aroma segar yang akan tercampur dalam infused water bermanfaat bagi Anda supaya tidak bosan mengonsumsi air putih.

Apa Kelemahan Infused Water?
    Meskipun infused water mengandung banyak manfaat, bukan berarti kemudian tidak memiliki kelemahan. Sebab infused water yang dominan memiliki rasa asam tidak baik untuk orang yang memiliki penyakit atau gangguan asam lambung. Begitu juga infused water yang sudah terlalu lama sangat tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi. Usahakan untuk selalu memastikan botol yang digunakan steril agar infused water tidak menimbulkan penyakit lain seperti sakit perut bahkan diare.

    Fakta infused water yang menganggap bahwa infused water dapat membuat tubuh langsing tidak sepenuhnya benar, sebab infused water hanya akan membuat lambung merasa kenyang dengan air dan menyebabkan nafsu makan menurun. Hal ini dapat menurunkan kesehatan Anda, terutama jika Anda tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung nutrisi seimbang.
    Hal lain yang perlu Anda ketahui, infused water bukan solusi utama untuk Anda yang ingin mendapatkan vitamin yang berasal dari buah. Sebab untuk mendapatkan vitamin dan nutrisi dari buah, yang paling mudah adalah dengan mengonsumsi buah tersebut secara langsung. Dengan cara ini Anda tidak hanya mendapatkan vitamin, namun juga kandungan buah yang lain seperti serat, protein dan karbohidrat bahkan lemak dapat kita peroleh. Namun jika Anda menginginkan variasi berbeda dalam mengonsumsi air putih, infused water tidak ada salahnya untuk dicoba.
    Bahan dan rempah yang dipakai dalam membuat infused water antara lain seperti berikut:

  1. Green tea + mint + jeruk nipis: membakar lemak, melancarkan pencernaan, mengurangi sakit kepala, dan menyegarkan nafas.
  2. Strawberry  +  kiwi: menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, melancarkan pencernaan, menjaga daya tahan tubuh.
  3. Timun + jeruk nipis + lemon: mengatasi kembung, dan membatasi nafsu makan.
  4. Lemon + jeruk nipis + jeruk: melancarkan pencernaan, menjaga daya tahan tubuh, meringankan sakit maag, mengurangi lapar.
  5. Strawberry + nanas: membuat tubuh rileks
  6. Berry hitam + delima: menjaga keremajaan sel dan menjaga daya tahan tubuh


Fakta Infused Water
·    Infused water bukanlah jus. Artinya tidak dapat mengambil seluruh manfaat dari buah dan sayuran. Kandungan kalori serat serta vitamin yang tidak larut dalam air (A, D, E dan K), hanya dapat diambil sempurna dengan cara mengkonsumsinya langsung atau menjadikannya sebagai jus.
·    Buah-buahan dapat terfermentasi bila direndam dalam air. Jadi bila sudah terdapat tanda-tanda fermentasi seperti berbuih dan berbau asam/berbau alkohol, maka buah tersebut sudah tidak bisa digunakan untuk 'menginfus' air dan infused water tersebut sudah tidak baik untuk dikonsumsi.
·    Karena kandungan kalori dan kadar gula infused water sangat rendah, maka membuatnya menjadi aman untuk rutin dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus/kencing manis.

Mitos Infused Water

Sarana detoks dan trik memperlancar metabolisme tubuh
·    Potongan lemon yang dimasukkan dan dikonsumsi bersama air mineral diklaim sebagai sarana detoks yang baik bagi tubuh. Ide detoks berasal dari kepercayaan bahwa racun bisa menumpuk di dalam tubuh dan dengan pola makan khusus atau detoks, racun ini bisa dihilangkan. Namun tidak ada bukti bahwa racun menumpuk di dalam tubuh seiring waktu. Jika benar demikian, maka tubuh akan sering sakit. Sehingga diet atau pola makan detoks pun belum terbukti secara klinis berguna bagi tubuh.

Anti-penuaan
·    Air mineral yang dipadukan dengan buah-buahan yang kaya antioksidan, seperti delima dan stroberi, dianggap dapat menjadi sarana ampuh melawan efek penuaan.
·    Antioksidan berguna untuk menangkal radikal bebas yang berdampak buruk bagi tubuh. Mengonsumsi banyak buah dan sayur-sayuran menunjukkan hasil positif dalam menghambat proses penuaan.
·    Minum infused water bisa memberikan manfaat lebih dalam anti-penuaan dibandingkan dengan minum air putih saja. Namun jika ingin memaksimalisasi jumlah antioksidan di dalam pola makan sehari-hari, jangan batasi buah terendam di dalam infused water saja. Konsumsilah beragam buah dan sayur-sayuran secara langsung juga.

Menurunkan berat badan menjadi lebih ideal
·    Mengonsumsi infused water diklaim bisa menurunkan berat badan menjadi lebih sehat.  Namun, belum ada penelitian medis yang membuktikan klaim tersebut. Berat badan ideal yang sehat paling baik dicapai dengan olahraga teratur dan pola makan yang sehat.
·    Meski belum terbukti mengenai manfaat kesehatannya, bukan berarti infused water sama sekali tidak mendatangkan keuntungan. Minuman ini bermanfaat, khususnya bagi orang-orang yang tidak suka mengonsumsi air mineral dan anak-anak yang kurang suka mengonsumsi buah-buahan. Orang yang tidak suka minum air mineral biasanya memenuhi kebutuhan cairan mereka dengan minuman seperti kopi, teh, atau minuman ringan.Padahal beberapa minuman jenis ini justru cenderung membuat tubuh menjadi makin kekurangan cairan karena kandungan kafeinnya.
·     Selain itu, minuman-minuman ini, terutama minuman kemasan umumnya berharga mahal, mengandung kadar gula tinggi, dan menambah kalori dibandingkan dengan air mineral. Dengan infused water, mereka dapat mengonsumsi air mineral dengan aneka rasa berbeda yang dapat diganti tiap hari sesuai dengan pilihan buah-buahan yang diinginkan. Jadi, selamat mencoba!

 

{oleh : dr. Harry Pribadi}

 

*Dimuat dalam Majalah Kasih edisi 44 (OKTOBER-DESEMBER 2015)

Tentang Penulis

Patricia Putri

patricia putri

Prev Mengenal Penyakit Reumatik Lupus Eritematosus Sistemik
Next EFEK KOPI BAGI KESEHATAN

Tinggalkan Komentar