KESEMUTAN

KESEMUTAN

Dokter saya mau bertanya, kenapa saya sering kesemutan. Kira-kira sakit apa ya? Apakah karena usia?
Yohan - Semarang

Bapak Yohan,
    Kesemutan merupakan keluhan yang dapat dipastikan hampir semua orang pernah mengalaminya, mulai dari anak-anak sampai usia lanjut. Kesemutan ini biasanya terjadi karena posisi tubuh yang menetap selama beberapa lama yang menyebabkan penekanan pada saraf. Misalnya duduk bersila terlalu lama, posisi tangan yang tertindih saat tidur atau kaki dengan sepatu yang kesempitan. Kesemutan ini akan hilang seiring dengan hilangnya penekanan pada saraf.
    Namun kesemutan yang  yang berulang dalam waktu yang singkat atau yang berlangsung terus-menerus perlu diwaspadai. Apalagi disertai dengan kondisi kelemahan tubuh dan rasa baal yang menetap. Kondisi ini merupakan salah satu gejala kerusakan saraf dari sistem saraf tepi. Saraf tepi adalah sistem saraf yang menghubungkan semua bagian tubuh dengan sistem saraf pusat yang terletak di otak.
Pada seorang yang menderita sakit gula, rasa kesemutan ini merupakan gejala awal dari komplikasi penyakit gula ke sistem saraf, biasanya disertai dengan mati rasa di ujung-ujung jari atau bila lebih lanjut dapat disertai dengan rasa nyeri di jari-jari kaki, telapak kaki, tungkai, tangan, lengan dan jari-jari tangan. Proses kadar gula yang tinggi di dalam darah merupakan penanda kesemutan yang diakibatkan oleh penyakit gula (Diabetes Melitus).
    Adapun penyakit lain yang juga sering menimbulkan gejala kesemutan adalah stroke ringan. Gejala yang muncul adalah rasa baal (kebas) separuh badan dan atau disertai lumpuh separuh badan, mata kabur di sisi yang sama, kepala pusing dan sukar berbicara. Hal ini biasanya disebabkan oleh sumbatan pembuluh darah di otak yang menyebabkan kerusakan otak setempat. Gejala ini dapat berlangsung beberapa menit sampai beberapa jam. Pada umumnya kejadian ini terjadi pada waktu tidur atau baru bangun. Apabila tidak segera mendapat penanganan, kondisi ini dapat berkembang menjadi stroke berat.    
    Penyakit lain yang sering menimbulkan kesemutan adalah rematik. Penyakit ini biasanya diikuti terjepitnya saraf akibat peradangan yang ada. Keluhan biasanya berupa rasa baal atau kesemutan yang terkadang juga disertai rasa nyeri yang amat sangat. Biasanya menyerang sendi pergelangan tangan atau sendi di ruas-ruas jari. Apabila peradangan sendi akibat rematik ini sudah sembuh, gejala yang ada juga akan ikut hilang.
    Pada kondisi kekurangan ion kalsium di dalam darah, misalnya karena diare yang terus-menerus atau penggunaan ion kalsium yang berlebihan pada aktifitas yang berlebih juga akan menyebabkan keluhan kesemutan. Pada umumnya kondisi ini disertai dengan kejang pada tungkai (kram), sakit kepala sebelah (migrain) dan bahkan dapat terjadi penurunan kesadaran.
    Kesemutan dapat pula sebagai salah satu tanda penyakit Sindroma Guillain-barre. Penyakit ini biasanya diawali dengan batuk pilek atau radang tenggorok yang kemudian disertai keluhan kesemutan yang berawal dari kesemutan di kedua telapak kaki yang makin lama kesemutan makin menjalar keatas hingga seolah-olah penderita merasa seperti mengenakan kaos kaki di kedua tungkai bawahnya. Yang makin hari kesemutan disertai rasa baal yang sangat dan kelemahan yang semakin hari semakin menjalar ke atas. Selain penyakit-penyakit di atas masih banyak lagi penyakit yang dapat menimbulkan keluhan kesemutan, seperti kadar trigliserid atau kadar kolesterol yang tinggi di dalam darah. Untuk itu ada baiknya Ibu tetap memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis anak bila terjadi pada anak-anak, dokter spesialis syaraf atau Ibu dapat berkonsultasi terlebih dahulu ke poliklinik umum RS. Panti Wilasa “Dr. Cipto” untuk nanti dapat diarahkan ke mana Ibu perlu berkonsultasi lebih lanjut.

 

{Diasuh Oleh : dr. Nurendah K., MM }

*Dimuat dalam Majalah Kasih Edisi 37 ( JANUARI - MARET 2014 )

Dipost Oleh Patricia Putri

patricia putri

Post Terkait

Tinggalkan Komentar