PERINATOLOGI : PENANGANAN BAYI LAHIR BERMASALAH

PERINATOLOGI : PENANGANAN BAYI LAHIR BERMASALAH

    Sampai saat ini mungkin masih banyak orang yang belum mengetahui apa yang disebut ‘‘Ruang Perinatologi’’. Ruang Perinatologi merupakan sebuah unit pelayanan khusus bagi bayi baru lahir yang mempunyai masalah/ sakit sampai usia satu bulan. Seperti telah diketahui bersama bahwa keadaan bayi baru lahir dipengaruhi oleh banyak hal sejak didalam kandungan ibunya, selama proses persalinan dan setelah kelahiran. Beberapa masalah dapat terjadi pada bayi baru lahir sehingga memrlukan penanganan dan perawatan khusus agar bayi dapat diselamatkan dan mempunyai kualitas hidup yang baik.
    Perawatan di Perinatologi merupakan salah satu bagian dari pelayanan Perinatal Risiko Tinggi (PERISTI) yang terdiri dari pelayanan KIA, IRB, NIFAS dan PERINATOLOGI itu sendiri. Di RS. Panti Wilasa ‘‘Dr. Cipto’’ pelayanan Perinatologi pada mulanya masih bergabung menjadi satu dengan perawatan bayi sehat dai ruang bersalin. Seiring dengan perkembangan situasi dan untuk memenuhi standart pelayanan seperti yang telah ditetapkan dalam akreditas Rumah Sakit, maka bulan November 2000 ruang Perinatologi dipisahkan dari ruang perawatan bayi sehat, ke instalasi rawat inap yaitu di Ruang Beta (dulu ruang anak) dengan tenaga perawat tersendiri. Walaupun pada saat itu tenaga keperawatan yang bekerja di ruang tersebut  masih minim bila dibandingkan dengan jumlah pasien yang dirawat dengan dengan tingkat kerergantungan penuh, pelayanan tetap diberikan semaksimal mungkin.
    Sejak bulan Februari 2002 ruang pelayanan yang semula di Ruang Anak (Ruang Beta)dipindahkan ke Ruang Delta (bekas Ruang ICU) yang kondisi ruangannya relatif lebih besar dibanding dengan ruang lama sehingga dapat lebih leluasa dalam memberikan tindakan keperawatan kepada pasien. Sejalan dengan hal tersebut, tenaga perawat juga bertambah, alat-alat medis penunjang pelayanan seperti Head Box, Infus Pump, syringe pump, Oximetri, Fototerapy, tempat tidur bayi dengan penghangat juga telah dilengkapi.
    Bekerja di Ruang Perinatologi, menghadapi bayi-bayi mungil yang tak berdaya dan rentan sungguh menuntut keterampilan dan perhatian yang lebih (care)' Lingkungan kerja yang bersih juga harus selalu terjaga untuk dapat mendukung pelayanan yang diberikan kepada Pasien. Dalam upaya meningkatkan kemampuan para perawat telah dilakukan pengembangan SDM melalui pelatihan secara Formal dan Informal tentang kegawatan Neunatus bagi tenaga perawat sesuai dengan standart ketenagaan.
    Kasus terbanyak (th.2004) adalah bayi yang mengalami Aafiksia (gangguan pernafasan pada bayi baru lahir) disusul kemudian dengan BBLR (Bayi Berat Lahir Rendah,kurang dari 2500 gram) dan BBSL (Bayi Berat lahir Sangat Rendah, kurang dari 1500 gram). Dari keseluruhan bayi, 57%  merupakan rujukan dari Rumah Sakit. Didukung oleh tenaga Dokter Spesialis Anak dan Perawat, Fasilitas yang cukup memadai  dang motto PASTI (Profesional, analisis, Sabar, Teliti dan Inisiatif) mutu pelayanan akan selalu ditingkatkan sehingga visi pelayanan kesehatan yang ada di Kota Semarang dapat tercapai.”

 

 

*Dimuat dalam Majalah Kasih edisi 2 (APRIL-JUNI 2005)

Dipost Oleh Patricia Putri

patricia putri

Post Terkait

Tinggalkan Komentar