Logo

PIKUN ITU PENYAKIT

PIKUN ITU PENYAKIT

Pikun dalam bahasa kedokteran dikenal dengan istilah Dementia. Yaitu proses penyakit menurunnya kerja otak secara cepat (fungsi intelektual dan social) yang berlangsung progresif (semakin memburuk) dan mengakibatkan gangguan berpikir, mengingat, rasionalitas, kepandaian bergaul, mental emosi dan perilaku sehingga aktivitas sehari-hari terganggu. Penyakit ini umumnya mengenai orang usia lanjut, walau bisa juga pada usia lebih muda. Dementia bukan bagian normal dari proses penuaan.

 

Penyebab dan jenis Dementia
    Dementia disebabkan kerusakan sel otak yang berfungsi kognitif dan mental.
Jenis dementia :
1.    Dementia Alzheimer (50-60%)
2.    Dementia Vaskuler (akibat stroke) jumlahnya 1/3 pasien Dementia di dunia
Dementia Vaskuler menurunkan 50% tingkat harapan hidup.
Penderita stroke beserta faktor resiko tekanan darah tinggi, diabetes, peningkatan kadar kolesterol dan merokok memiliki kecenderungan mengalami Dementia Vaskuler. Penderita Dementia Vaskuler diderita oleh 30-35% pasien paska stroke setelah serangan pertama.
3.    Dementia akibat infeksi dan cedera kepala.
4.    Dementia lainnya (akibat tumor otak, Parkinson, dll).


Mengenal Alzheimer
    Alzheimer adalah penyebab Dementia terbanyak. Penyakit ini mempengaruhi otak terutama memori, kepribadian dan perilaku. Gejalanya tampak seperti penuaan biasa pada awalnya, namun seiring waktu semakin parah. Ada 2 jenis yaitu early onset (sebelum 58 tahun) dan late onset (diatas 58 tahun) namun 96 % kasus dijumpai pada lebih dari 40 tahun.
Ada 3 tahap penyakit Alzheimer :
1.    Tahap ringan;
a. Lupa akan beberapa hal (kejadian yang baru terjadi, nama anggota keluarga).
b. Mungkin kehilangan kemampuan untuk melakukan perhitungan sederhana.
2.    Tahap sedang ;
a. Gejala lupa mulai mempengaruhi aktivitas sehari-hari.
b. Mulai memerlukan bantuan untuk berpakaian atau menyikat gigi.
c.  Mulai timbul gejala bingung atau sulit berbicara, membaca dan menulis.
d. Disorientasi / tidak dapat mengenali dan membedakan orang terdekat dan tempat.
3.    Tahap parah;
a. Mungkin perlu bantuan dalam semua aktivitas sehari-hari.
b. Bisa menjadi cemas, agresif atau sangat pasif.
c.Adakalanya memerlukan perawatan total siang dan malam.

Kenali 10 gejala umum Dementia:
1.    Gangguan daya ingat
Cenderung lebih sering melupakan sesuatu, mengulang-ulang pembicaraan atau kegiatan.
2.    Sulit melakukan aktivitas / pekerjaan sehari-hari
Lupa cara menggunakan telepon, lupa cara memasak, sulit melakukan perhitungan sederhana. Bekerja dengan waktu lebih lama dari biasanya.
3.    Sulit melakukan tugas yang familiar
Sering sulit untuk merencanakan atau menyelesaikan tugas sehari-hari. Bingung cara mengemudi, sulit mengatur keuangan, sulit mengikuti permainan kesukaannya.
4.    Disorientasi
Bingung akan waktu (hari, tanggal, jam, lupa hari-hari penting), bingung dimana berada dan bagaimana mereka sampai disana dan tidak tahu jalan kembali ke rumah.
5.    Kesulitan memahami visuospasial
Sulit membaca dan mengukur jarak dan membedakan warna. Tidak mengenali wajah sendiri di cermin, menabrak cermin saat berjalan, sulit mengambil makanan yang ada di piring.
6.    Gangguan berkomunikasi
Kesulitan bicara / mencari kata yang tepat. Sering berhenti di tengah percakapan dan bingung untuk melanjutkannya.
7.    Menaruh barang tidak pada tempatnya
Lupa meletakkan bahkan kadang curiga ada yang mencuri atau menyembunyikan barang tersebut. Meletakkan barang di tempat tidak lazim, contoh kunci rumah ditaruh di kulkas.
8.    Salah membuat keputusan,
Berpakaian tidak serasi seperti menggunakan mantel hangat di siang hari yang panas atau meninggalkan rumah tanpa payung ketika hujan, di rumah menggunakan kemeja dengan dasi dan sarung / handuk. Tidak dapat merawat diri dengan baik.
9.    Menarik diri dari pekerjaan dan aktivitas sosial
Tidak semangat melakukan aktivitas / hobi yang biasa dinikmati. Tidak senang berkumpul dengan teman-teman.
10.    Perubahan perilaku dan kepribadian
Emosi berubah drastis, menjadi bingung / curiga, depresi, takut atau tergantung pada anggota keluarga. Mudah kecewa dan putus asa baik di rumah atau pekerjaan.

    Bagaimana memperlambat perburukan gejala Alzheimer dan Dementia lainnya ?  
    Penyakit ini memburuk seiringnya waktu sehingga semakin awal didiagnosis maka semakin banyak waktu yang kita miliki untuk penanganan masa datang, yaitu perawatan, tempat tinggal dan rencana keuangan. Pengobatan juga dapat segera dimulai.
    Meskipun belum ada obat yang menyembuhkan, namun perlu perhatian mengenai hal berikut :
1.    Obat
Berfungsi untuk menghambat perburukan dementia seperti kehilangan memori dan kemerosotan fungsi sehari-hari. Penelitian klinis menunjukkan bahwa berhenti minum obat akan menyebabkan perburukan gejala yang ada. Bila ada gejala psikologis dan perilaku diberikan juga obat kejiwaan.
2.    Konseling
Konseling intensif dilakukan bagi pasien, anggota keluarga dan care giver / perawat untuk mengatasi stress bagi pasien serta keluarga.
Bagaimana keluarga dan care giver mengatasi perubahan emosi, kognitif dan perilaku pasien :
a.    Hindari perbedaan pendapat dengan pasien
b.    Latih otak pasien dengan permainan, interaksi sosial dan pengembangan hobi
c.    Memantau kesehatan pasien secara berkala ke dokter (kontrol ke dokter)
d.    Jauhi sikap mengkritik, komentar negative, berdebat, memaksakan keinginan. Banyaklah bersabar
e.    Usahakan tenang dan memaklumi
f.    Berilah reward / pujian terhadap yang dilakukan pasien
g.    Perlakukan pasien sebagai orang dewasa yang terbatas, bukan sebagai anak kecil
h.    Beri kegiatan rekreatif, humor dan menyenangkan
i.    Ciptakan lingkungan nyaman (tidak bising, penerangan cukup, lingkungan bersahabat).

 

{ Oleh: dr. Roalyne }

*Dimuat dalam Majalah Kasih Edisi 37 ( JANUARI - MARET 2014)

Tentang Penulis

Patricia Putri

patricia putri

Prev Mengenal Penyakit Reumatik Lupus Eritematosus Sistemik
Next KENALI DAN ATASI PENGAPURAN SENDI OSTEOARTRITIS

Tinggalkan Komentar