Logo

RAHASIA TETAP TANGKAS MESKIPUN PADAT AKTIVITAS

RAHASIA TETAP TANGKAS MESKIPUN PADAT AKTIVITAS

Sebagian besar eksekutif muda di berbagai kota besar telah akrab dengan kemacetan dan rutinitas. Mereka bangun pagi-pagi sekali dan pulang larut malam. Hal ini bila berlangsung dalam waktu lama, tentunya berakibat kurang baik bagi kesehatan.

 

    Nah, berikut ini beberapa kiat agar tubuh tetap tangkas meskipun padat aktivitas:

  1. Tingkatkan spiritualitas, caranya sederhana: berdoa di setiap memulai dan mengakhiri pekerjaan, rajin membaca kitab suci dan mengamalkan kandungannya, memiliki mindset positif, selalu melibatkan Allah setiap saat, dimanapun dan kapanpun.
  2. Sempatkanlah minimal 15 menit setiap hari untuk memanjakan diri dengan hobi atau sesuatu yang disukai, sepanjang tidak bertentangan dengan agama, budaya,  dan norma. Misalnya: bernyanyi, melukis, menulis, berkebun, filateli, numismatik, origami, minum jus, dsb. Intinya, kebahagiaan hati, jiwa, pikiran adalah kunci kesehatan.
  3. Berpola hidup seimbang, selaras, serasi, dan seimbang. Misalnya: hindari begadang, berpola makan teratur, konsumsi cukup sayur dan buah (boleh dijus), hindari terpapar asap (rokok, kendaraan, dsb), meminum multivitamin (terutama vitamin B kompleks dan C), madu, atau minyak ikan setiap pagi secara teratur, biasakanlah untuk meregangkan badan sebelum dan setelah bekerja (hal ini dilakukan bila benar-benar tidak sempat berolahraga). Milikilah sahabat untuk curhat. Memakai masker saat mengendarai kendaraan bermotor. Menghindari terpapar sinar matahari secara langsung, bisa dengan memakai tirai surya atau payung. Yang benar-benar perlu diperhatikan adalah sumber penyakit itu ada tiga, yaitu: pikiran, perut, dan hati/jiwa. Jadi jelaslah bahwa rahasia sehat itu sederhana, yaitu bila ketiga hal ini seimbang, selaras, serasi, dan seimbang.  
  4. Luangkan waktu 15 menit setiap harinya untuk relaksasi, mendengarkan musik, membaca buku humor, meditasi/yoga, menulis di buku harian, browsing internet, dsb. Tidak perlu melakukan banyak hal dalam satu hari. Cukup satu atau dua, namun benar-benar membuat bugar dan segar kembali.  
  5. Hari libur atau waktu luang hendaklah dimaksimalkan untuk (sejenak) melepaskan diri dari rutinitas. Boleh diisi dengan berekreasi (ke alam bebas, kebun binatang, dsb) bersama keluarga atau sahabat. Bisa diisi dengan berolahraga, misal: berenang, nggowes (bersepeda santai), jogging, dsb. Dapat diisi dengan mengikuti pelatihan, diskusi, workshop, seminar (tentang apapun, misal: kesehatan, pengembangan diri, motivasi, dll). Di hari libur, betapa bahagianya bila bisa melakukan hal-hal yang belum pernah dilakukan, tentunya dengan mempertimbangkan segenap potensi dan risiko yang ada. Variasi adalah bumbu kehidupan.

 

{oleh : dr. Dito Anurogo,  perintis dokter online/dokter digital di Indonesia, konsultan kesehatan detik.com dan netsains.net, penulis 15 buku. }

 

*Dimuat dalam Majalah Kasih edisi 40 (OKTOBER-DESEMBER 2014)

Tentang Penulis

Patricia Putri

patricia putri

Prev Mengenal Penyakit Reumatik Lupus Eritematosus Sistemik
Next TUBERKOLUSIS PARU

Tinggalkan Komentar