SEMINAR OPTIMALISASI PRESTASI DAN KEMAMPUAN ANAK

SEMINAR OPTIMALISASI PRESTASI DAN KEMAMPUAN ANAK

“Mengoptimalkan prestasi dan kemandirian anak adalah cara ampuh untuk membantu tumbuh kembang anak menuju ke arah ideal”, Jelas Dr. Ismed.

 

     Seminar Anak berseri kembali digelar oleh RS. Panti Wilasa "Dr. Cipto" dengan pembicara Dr. Ismed Yusuf, PKJ tepatnya pada tangga 22 Juli 2006. Tema yang diangkat dalam seminar anak kali ini adalah "Optimalisasi Prestasi dan Kemandirian Anak". Dengan gaya khas yang kocak Dr. Ismed memulai ceramahnya dengan memperjelas arti pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Anak memiliki tumbuh kembang yang ideal diantaranya fisik yang sehat dan tidak ada hambatan untuk terus berkembang, sedangkan perkembangan jiwa yang ideal anak berprestasi, dan mandiri. Jiwa sosial yang ideal anak bisa bermanfaat bagi orang lain dan beriman dan saleh. Anak yang tumbuh dan berkembang secara ideal tentunya dambaan bagi semua orangtua, akan tetapi tidak semua orang tua memiliki anak yang ideal dalam tumbuh dan berkembangan.
      Kecerdasan menurut Dr. Ismed ada 8 macam diantaranya penalaran, musik, gambar, bahasa, gerak, interpersonal, intrapersonal dan memahami alam. Kebanyakan orang tua selalu menilai kecardasan dan perkembangan anak dengan nilai hasil belajar di sekolah, anak diharuskan belajar terus menerus. Apabila hasil nilai belajar anak jelek maka terasa gagal orang tua dalam mendidik anak. Dalam kesempatan tersebut Dr. Ismed menghimbau pada para orang tua untuk selalu memperhatikan 8 macam kecerdasan dan jangan terfokus pada nilai hasil belajar saja. Apabila seorang anak kurang bagus dengan nilai mata pelajaran di sekolah cobalah kaji satu demi satu dari ke delapan macam kecerdasan tersebut, pasti salah satu macamnya ada pada anak-anak kita. Setelah ditemukan kemudia optimalkan untuk mecapai prestasi dan kemandiriam yang diinginkan.
     Peran seorang ibu sangatlah besar terhadap Prestasi dan kemandirianseorang anak. Hal ini karena factor kateksis dari seorang ibu terhadap anaknya. Dalam perkembangannya anak hendaknya selalu dipantau baik secara emosional maupun sosial.
     Perkembangan emosional menurut Dr. Ismed ada 6 aspek yang harus diperhatikan, seperti perhatian anak dari ketergantungan menuju kemandirian, dari pasif dalam menerima makanan menuju memilih dan menentukan makan sendiri, dari suka ngompol sampai mampu menahan diri dan melepaskan sesuai tempat dan aturan, perkembangan dari ketergantungan sampai mampu mengurus diri sendiri, dari egois menjadi toleransi dan rasa puas dalam bermain sampai menuju puas dalam aktivitas.
     Seminar yang dihadiri oleh 110 orang peserta dari rencana 80 orang peserta yang diperkirakan hadir menunjukkan besarnya minat dan keinginan para orang tua untuk mengetahui bagaimana cara mendidik yang baik dan benar. Seminar yang dimulai jam 09.00 tersebut berakhir pada pukul 13.00 dengan pembagian door prize bagi peserta seminar.

 

 

*Dimuat dalam Majalah Kasih edisi 7 (JULI-SEPTEMBER 2006)

Dipost Oleh Patricia Putri

patricia putri

Post Terkait

Tinggalkan Komentar