SEPUTAR MITOS BAYI BAU TANGAN

SEPUTAR MITOS BAYI BAU TANGAN

            Ada beberapa mitos yang beredar di masyarakat kita terutama di kalangan ibu-ibu,terlalu sering menggendong bayi akan membuat bayi menjadi manja dan sering minta di gendong yang kita kenal dengan istilah “bayi bau tangan”. Seringkali timbul pertanyaan dalam hati kita, benarkah itu atau hanya mitos belaka?

 

    Saya pun dulu sempat di buat bingung dengan adanya mitos bayi bau tangan setelah melahirkan anak saya yang pertama. “Jangan terlalu sering digendong,nanti bau tangan kata ibu saya saat itu,pertama saya menurut,tetapi setelah tangisan bayi saya tidak kunjung berhenti dan segala macam cara sudah saya tempuh untuk mendiamkannya dan tidak berhasil,akhirnya saya menyerah dan menggendongnya, dan bayi kecil saya langsung tertidur dalam gendongan saya.
    Di dalam kamus kedokteran tidak ada istilah bayi bau tangan,itu hanyalah istilah yang ada di masyarakat umum untuk bayi yang senang di gendong atau bayi yang rewel bila tidak digendong.
                Sebenarnya sering menggendong bayi sepanjang tahun pertama tidak ada salahnya,tidak akan menyebabkan bayi menjadi tergantung pada orang lain dan sering menangis. Sebaliknya bayi-bayi tersebut akan lebih jarang menangis,tumbuh menjadi pribadi yang mandiri,lebih cerdas,lebih bahagia,lebih tercukupi kebutuhan kasih sayangnya,lebih ramah, jika dibandingkan dengan bayi yang lebih banyak di letakkan di tempat tidur,kereta dorong atau alat bantu lain yang tidak memerlukan kontak dengan manusia.
               Sebuah penelitian menunjukkan bahwa negara-negara yang tidak punya budaya meng-gendong anaknya,saat anak dewasa akan lebih rentan terlibat dalam masalah-masalah kriminal. Mereka kurang merasakan kehangatan kasih sayang. Sedangkan di negara-negara yang anak-anaknya sering di gendong ibunya seperti di pedalaman afrika,menunjukkan fakta yang sebaliknya. Selain itu menggendong bayi ke mana-mana ternyata berpengaruh pada perkembangan komunikasi anak,karena anak biasa terlibat dan mendengarkan ibunya berbicara dan beraktivitas.
                Ternyata banyak manfaat yang di dapat saat menggendong bayi,jadi tidak ada salahnya untuk menggendong dan mendekap bayi kita. Saat baru lahir bayi langsung bisa melihat dengan fokus jarang pandang 20-30 cm. Pada minggu pertama kelahirannya,bayi biasanya akan memberi respon pada gerakan dan fokus pada wajah ibu,yang memang sering ada di dekatnya. Jika bayi sudah mulai tersenyum,artinya dia sudah mengenali ibunya.Saya sangat yakin bahwa setiap ibu pasti sangat bahagia melihat senyuman sang bayi saat berada dalam dekapan dan gendongannya. Kenyataan yang ada justru jauh berbeda dengan mitos di atas,bayi yang segera mendapat perhatian sesaat setelah menangis,entah itu dengan cara digendong,di dekati atau di tepuk-tepuk akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat secara emosional. Merespon bayi dengan cepat justru membuat bayi jadi tidak kesal dan lebih mudah menenangkannya jika dia menangis. Semakin sering ibu memberi respon atas emosinya di tiga bulan pertama hidupnya,bayi akan merasa semakin aman dan nyaman.
                     Sampai usia 3 bulan,bayi belum bisa benar-benar tidur nyenyak selama 8 jam. Bisa tidur nyenyak di malam hari adalah bagian dari proses perkembangan bayi. Selama 1-3 bulan dalam waktu 24 jam bayi akan tidur 16-20 jam. Namun waktu tidur yang cukup lama itu akan terbagi-bagi,misalnya bayi akan tidur selama 3 jam,lalu bangun untuk 3 jam berikutnya. Baru pada usia 4-6 bulan,bayi mulai bisa mengetahui perbedaan siang dan malam. Pada saat itu mereka pun bisa tidur lebih lama di malam hari,sekitar 6 jam atau lebih. Baru pada usia 9 bulan,70-80% bayi bisa tidur nyenyak di malam hari.
                    Yang seringkali terjadi sebenarnya adalah salah merespon tangisan bayi dan hal inilah yang menyebabkan bayi jadi rewel dan menangis terus dan sering di istilah dengan bau tangan. Di awal kehidupannya di dunia,bayi berkomunikasi dengan dunia luar,termasuk orang tua dan orang lain di sekitarnya dengan cara menangis. Dengan menangis,bayi akan memperoleh apa yang dia ingin. Banyak hal yang menyebabkan bayi menangis dan tidak harus segera digendong,yang perlu kita lakukan adalah mencari penyebabnya,lalu mengatasinya.
           Kebiasaan menidurkan bayi  dengan menggendongnya juga dapat menyebabkan mitos bayi bau tangan ini,lakukan cara yang berbeda untuk menidurkan bayi,misalnya dengan menepuk-nepuk,memperdengarkan lagu atau suara yang dapat menimbulkan kenyamanan pada bayi.
Ada beberapa tips agar tangis bayi segera mereda :
1.    Kalau bayi menagis segera berikan respon,tapi jangan langsung digendong.
2.    Periksa kebutuhan bayi saat itu.
3.    Penuhi segera,misalnya : ganti popok,berikan ASI,dll.
4.    Berikan cara yang berbeda-beda saat menidurkan bayi.     
Penulis berharap artikel ini dapat bermanfaat untuk para ibu-ibu yang selama ini masih percaya dengan mitos bayi bau tangan ini. Tuhan memberkati.                      


{oleh : dr. Enny Irawati}

 

*Dimuat dalam Majalah Kasih edisi 36 (OKTOBER-DESEMBER 2013)

Dipost Oleh Patricia Putri

patricia putri

Post Terkait

Tinggalkan Komentar