Logo

SOLUSI MENGATASI UCI - UCI

SOLUSI MENGATASI  UCI - UCI

Uci-uci di dalam dunia kedokteran disebut sebagai lipoma atau lipomata. Lipoma tampak sebagai nodul subkutan berukuran 2-10 cm. Lipoma seringkali "lobulated" (menonjol, njendol), konsistensinya elastis atau lunak. Jaringan kulit yang menyelimuti lipoma normal dan tidak terkait dengan tumor. Lipoma seringkali dijumpai di leher, punggung, anggota gerak tubuh (tangan atau kaki).

 

Lipoma dapat dijumpai pada semua usia, namun terbanyak di usia 40-60 tahun. Lipoma soliter seringkali dijumpai pada wanita. Lipoma multipel (lipomatosis) seringkali dijumpai pada pria. Lipoma kongenital seringkali dijumpai pada anak-anak. Insiden tahunan lipoma diperkirakan 1 dari 1000 orang. Jadi berdasarkan perhitungan ini, maka estimasi penduduk Indonesia (total: 250 juta) yang menderita lipoma sebanyak 250.000 orang.
    Dengan pemeriksaan jaringan (histologis), lipoma memiliki beragam varian, misalnya:
1. Adenolipoma kulit
2. Angiolipoma
3. Metaplasi kartilaginosa di suatu lipoma
4. Lipoma kondroid
5. Fibrolipoma
6. Myelolipoma
7. Myolipoma
8. Myxolipoma
9. Ossifying lipoma
10. Sclerotic lipoma
Varian Lipoma lainnya seperti: Lipomatosis multipel familial, sindrom Gardner, sindrom Dercum (Dercum disease atau adiposis dolorosa), sindrom Madelung, Lipoma post-traumatik.
Selain itu, dokter dan kalangan medis juga sebaiknya berhati-hati di dalam menegakkan diagnosis Lipoma, sebab ada berbagai kondisi lain yang amat mirip dengan Lipoma, antara lain:
1. Blue Rubber Bleb Nevus Syndrome
2. Dermatofibroma
3. Tumor Glomus
4. Leiomyoma
5. Kista Dermoid
6. Goiter
7. Hematoma
8. Hibernoma
9. Liposarkoma atau tumor ganas lainnya
10. Tumor Limfatik
11. Neurofibroma
12. Nodul Rematik
13. Kista Sebasea
14. Tumor subkutan
15. Fasciitis nodular
16. Penyakit metastatik
17. Erythema Nodosum
18. Nekrosis lemak subkutan nodular
19. Weber-Christian panniculitis
20. Nodul vaskulitis
21. Sarkoidosis
22. Infeksi, misalnya: onchocerciasis


Tumor yang memiliki karakteristik sebagai tumor ganas jenis Liposarkoma maligna memiliki ciri khas:
1. Diameter lebih dari 5 cm
2. Berlokasi di anggota gerak (tangan/kaki), retroperitoneal, lipat paha, skrotum, atau di dinding perut.
3. Ada di dalam (di bawah atau terfiksasi di fasia superfisial)
4. Memerlihatkan perilaku ganas atau menunjukkan tanda-tanda keganasan; pertumbuhannya cepat, menyusup (invasion) ke jaringan persarafan atau tulang.
  

      CT scan diindikasikan pada kasus Liposarkoma. CT scan bermanfaat untuk membedakan antara Lipoma dan Liposarkoma. Adapun ultrasonography juga bermanfaat untuk diagnosis lipoma.

      Teknik pembedahan atau operasi adalah terapi pilihan untuk lipoma. Untuk sebagian kasus Lipoma, mesotherapy juga efektif. Pada kasus Dercum disease, dokter akan merekomendasikan topical EMLA (eutectic mixture of lidocaine and prilocaine) dengan rasio berat 1:1, atau lidokain intravena.
    Sebagian kasus Lipoma memang tidak memerlukan operasi. Sebagian kasus Lipoma yang telah dioperasi dapat muncul lagi. Bila masih ragu-ragu, maka langkah bijaksana adalah berkonsultasi ke dokter.

 

{ Oleh : dr. Dito Anurogo }

*Dimuat dalam Majalah Kasih Edisi 41 ( JANUARI - MARET 2015 )

Tentang Penulis

Patricia Putri

patricia putri

Prev Mengenal Penyakit Reumatik Lupus Eritematosus Sistemik
Next RS PANTI WILASA DR. CIPTO 66 TAHUN MELANGKAH

Tinggalkan Komentar